Meriahkan Perayaan Dies Natalis ke-69 UGM, Paduan Suara Mahasiswa Gelar Lomba Tingkat Nasional

Yogyakarta (11/11)Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (PSM UGM) telah sukses menyelenggarakan Lomba Paduan Suara Universitas Gadjah Mada (LPS UGM) yang berlansung pada tanggal 9 hingga 11 November 2018 lalu. Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian  Dies Natalis UGM ke – 69 ini dihadiri oleh Ketua Panitia Dies UGM, Prof. Ir. Yoyok Wahyu Subroto, M.Eng., Ph.D., Wakil Ketua Panitia Bidang Non Akademik, Dr. Noorhadi Rahardjo, M.Si., P.M, Kasubdit Organisasi dan Fasilitas mahasiswa, Dr. Sindung Tjahyadi M.Hum, serta Antari Innaka Turingsih, S.H., M.Hum selaku Pembina PSM UGM pada pembukaan maupun penutupan LPS UGM.

Pada kesempatan ini, LPS UGM menghadirkan dewan juri profesional yang sudah malang melintang dalam dunia paduan suara nasional maupun internasional antara lain, Athitya Natalia Diah Monica, Agustinus Bambang Jusana dan Arvin Zeinullah untuk memberikan penilaian terhadap paduan suara yang tampil dalam kompetisi ini. LPS UGM memiliki tiga subkegiatan yaitu Festival Bahana Gadjah Mada, National Choir Competition dan Choir Atelier.

Festival Bahana Gadjah Mada merupakan kompetisi yang diperuntukkan pada paduan suara  fakultas/sekolah yang ada di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Festival ini membuka rangkaian LPS UGM di hari pertama dengan sebanyak 5 paduan suara berkompetisi dalam acara ini, yang teridiri atas Fakultas Geografi (GEOVOICE), Sekolah Vokasi (PS Sekolah Vokasi), Fakultas Ilmu Budaya (PARAMADAYA), Fakultas Kedokteran Hewan (VOCA VETERINER), dan PPDS OBSGIN (GYNE CHOIR THE AMPLIFIRE).

Di hari yang sama, dilaksanakan National Choir Competition kategori Paduan Suara Muda. Pada kategori ini, diikuti oleh 11 Paduan Suara dari beberapa SMA/SMK yang ada di Indonesia di antaranya, SMA N 1 Nganjuk, SMA N 2 Klaten, SMK N 2 Kasihan Bantul, SMA N 1 Godean, SMA N 6 Yogyakarta, SMA N 3 Klaten, SMA N 1 Magelang, SMAK St. Albertus Malang, SMA N 2 Jombang, SMA N 7 Malang, dan SMA N 29 Jakarta.

Selanjutnya pada hari kedua, dibuka dengan National Choir Competition kategori Paduan Suara Dewasa. Delapan paduan suara ikut serta dalam kategori ini, antara lain PSM Universitas Mercu Buana Jakarta, PSM Universitas Siliwangi, PSM Universitas Kristen Immanuel, PSM Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, PSM Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP, PSM Universitas Teknologi Yogyakarta, dan Oikumene Jogja Choir. Kategori ini berlangsung hingga siang hari dan dilanjutkan dengan kategori Paduan Suara Sejenis yang diikuti oleh 8 (delapan) paduan suara di antaranya PSM Universitas Teknologi Yogyakarta, PSM Univesitas Kristen Satya Wacana, SMA N 11 Yogyakarta, PSM Universitas Darma Persada, PSM Fakultas Ilmu Budaya UGM, PSM Universitas Kristen Satya Wacana, PSM Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Yogyakarta, dan PSM STIKES Bethesda Yakkum.

Kemudian, Choir Atelier yang dipimpin langsung oleh Agustinus Bambang Jusana atau biasa disapa Mas Bembi dilaksanakan selama dua sesi yaitu pada tanggal 10 dan 11 November. Choir atelier sendiri diikuti oleh 71 peserta yang berasal dari berbagai paduan suara yang ada di Indonesia untuk belajar langsung bagaimana teknik bernyanyi yang baik. Mereka menggarap satu buah lagu yang khusus dinyanyikan pada closing ceremony LPS UGM.

Dalam kesempatannya Ketua Pelaksana LPS UGM, Eliezer Andreas Laksmana mengatakan, “Saya selaku Ketua Pelaksana LPS UGM 2018, mewakili seluruh panitia dan dewan juri menyatakan bangga kepada para peserta sekalian atas usaha keras dan semangat kebersamaannya yang terwujud dalam sportivitas dalam kompetisi ini.” Hal ini sebagaimana sejalan dengan tajuk LPS UGM 2018, Suita Kemerdekaan dalam Harmoni Keberagaman.

Kompetisi ini ditutup dengan closing ceremony dan awarding yang dilaksanakan pada Minggu (11/11) malam. Adapun Grand Champion dari LPS UGM 2018 ini jatuh kepada Female Voice od Satya Wacana dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Sedangkan, peringkat pertama dari masing-masing kategori yaitu PARAMADAYA (Festival Bahana Gadjah Mada), Dempo Choir (Paduan Suara Muda), Female Voice od Satya Wacana (Paduan Suara Sejenis) dan  PSM Mercu Buana (Paduan Suara Dewasa). Selain itu, juga dinobatkan Gladioola Choir dari SMA N 1 Magelang sebagai Best Performance dan Juanita Theresia Adimurti dari Female Voice of Satya Wacana sebagai Best Conductor.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *